Membuat Iklan di Facebook, Pengalaman Pertama Saya


Facebook merupakan media online yang menjadi sebuah alternatif periklanan yang saat ini banyak direkomendasikan oleh internet marketer di dunia. Popularitas facebook sebagai media periklanan online diprediksi akan melampaui Google Adwords yang lebih dahulu digunakan oleh internet marketer di seluruh dunia. Jarang blogger Indonesia yang menginvestasikan modalnya untuk beriklan di facebook, jika Anda butuh trafik yang signifikan kenapa tidak mencoba? Tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman saat mencoba facebook ads untuk mendapatkan trafik dan juga leads untuk website saya pencaricerah.com.

Diawal kemunculannya facebook merupakan sebuah situs sosial yang fenomenal. Facebook banyak dipergunakan oleh orang di dunia untuk saling berhubungan kembali setelah terpisah oleh jarak dan waktu. Bahkan saat ini Anda bisa melihat komunitas-komunitas tertentu saling terkait di media social milik Mark Zuckerberg tersebut.

Sampai Maret 2017 perkembangan facebook sangat signifikan, dalam laman resmi mereka disebutkan kalau situs media social yang identik dengan warna biru ini telah memiliki 1.28 milyar anggota aktif (sumber https://newsroom.fb.com/company-info/). Bagi internet marketer dan juga blogger, tentu saja jumlah pengguna atau anggota facebook yang sangat banyak dan aktif tersebut merupakan pangsa pasar yang potensial.

(catatan saya: mungkin facebook harus mengaudit jumlah anggota aktif mereka saat ini dengan banyaknya akun kloningan atau bot yang menurut saya tidak termasuk dalam pengertian saya sebagai anggota aktif)

Dengan potensi pasar yang luas tersebut tidak salah jika internet marketer banyak yang mengalihkan sumber daya iklan dari google Adwords ke facebook ads.

Dulu, sekitar tahun 2008, ketika saya baru mengenal blog dan potensi yang bisa diberikannya untuk kantong mentor-mentor internet marketing yang saya ikuti selalu merekomendasikan Google Adwords. Alasannya karena google, sebagai sebuah “perpustakaan” maya menjadi jalan pertama setiap orang yang mencari informasi.

Bahkan hingga saat ini posisi google sebagai jalan pertama untuk mendapatkan informasi masih belum tergantikan. Setidaknya dari data situs alexa klaim tersebut dapat dikonfirmasi.

Menurut data dari situs alexa.com/siteinfo, google memuncaki peringkat website yang paling popular hingga hari ini. Baik dari peringkat global maupun dari peringkat kawasan posisi google masih belum tergantikan. Saya coba cek peringkat alexa.com berdasarkan Negara dan saya mendapatkan google.co.id (situs google untuk pencarian khusus kawasan Indonesia) berada di peringkat #1 tidak jauh berbeda dengan peringkat alexa secara global (domain google.com).

Facebook sendiri secara global menurut peringkat situs alexa.com berada di nomor #3 sedangkan untuk Negara, situs tersebut berada di peringkat #6.

Sekilas tentang Alexa Ranking

Kenapa saya menggunakan alexa sebagai acuan dalam membandingkan google dan facebook untuk channel promosi dari website atau blog? Alasan pertama karena peringkat alexa telah digunakan oleh banyak blogger maupun internet marketer sebagai acuan. Alasan kedua dalam memberikan peringkat untuk sebuah situs, alexa mempunyai metodologi sendiri. Dalam sebuah FAQ situs tersebut alexa menyebutkan

Traffic estimates and ranks are based on the browsing behavior of people in our global data panel by default. The rank is calculated using a proprietary methodology that combines a site’s average of daily unique visitors and its number of pageviews over the past 3 months. The site with the highest combination of unique visitors and pageviews is ranked #1

Terjemahan dari kutipan diatas kira-kira seperti ini:

Perkiraan trafik dan peringkat didasarkan pada prilaku berselancar orang-orang yang terdapat di dalam panel data global kami. Peringkat dihitung menggunakan metodologi yang sesuai dengan mengkombinasikan rata-rata kunjungan yang didapat oleh sebuah situs dan jumlah pageview yang didapat situs tersebut dalam periode tiga bulan terakhir. Situs dengan kombinasi pengunjung unik dan pageview tertinggi akan berada di peringkat pertama.

Jadi sebuah situs dengan peringkat tertinggi di alexa pastinya mempunyai trafik yang tinggi dan juga jumlah pageview yang sama.

Meskipun secara trafik google menurut peringkat alexa melampaui facebook, keunggulan situs milik Mark Zuckerberg ini terletak pada periode seorang pengunjung mengakses situs tersebut. Masih menggunakan data alexa dapat dilihat jika seorang pengunjung situs facebook bisa menghabiskan waktu hingga 10 menit saat berkunjung. Waktu kunjungan seorang di facebook dibandingkan dengan seseorang yang mencari informasi di google sangat timpang. Untuk Negara Indonesia saja kunjungan terlama yang dicatat oleh alexa rata-rata berkisar 6 menit saja dan jika dilihat secara global waktu kunjungan seseorang di situs google.com rata-rata 8 menit.

Sebagai seorang pengiklan tentunya Anda menginginkan agar iklan dilihat banyak orang. Tidak hanya banyak orang melihat, Anda pasti juga ingin agar tawaran Anda dipahami oleh target market. Jika seseorang punya kecenderungan untuk menghabiskan waktu di facebook tentu sebagai pengiklan Anda menginginkan agar pesan Anda sampai pada target customer. Ini yang kemudian menjadi keunggulan facebook dibandingkan dengan google.

Dengan potensi pasar yang besar tersebut mungkin Anda bertanya-tanya Bagaimana cara membuat iklan di facebook untuk mendapatkan trafik yang tinggi, pelanggan/pembeli baru?

Jadi tulisan ini semoga bisa membantu Anda untuk menjawabnya. Saya juga menyertakan pengalaman saya menggunakan facebook ads dalam mendapatkan trafik untuk website pencaricerah.com, semoga bermanfaat.

Tes facebook ads pencaricerah.com

Ketika Anda memilih untuk menggunakan facebook sebagai media periklanan, maka langkah-langkah membuat sebuah iklan di facebook adalah sebagai berikut:

1.      Pemilihan Editor / Tool untuk beriklan di facebook

Ada dua tool yang dapat dipergunakan untuk membuat iklan di situs facebook. Tool yang akan kita bahas dalam artikel ini adalah Ads Manager. Sedangkan tool lain, bernama Power Editor akan dibahas pada tulisan lain; Insya Allah. Menurut saya tool power editor untuk iklan facebook banyak digunakan oleh agensi-agensi periklanan, kalau saya sendiri sering menggunakan Ads Manager untuk melakukan praktek dari teori-teori iklan di facebook yang saya dapatkan. Hasilnya dari iklan yang saya lakukan tidak terlalu mengecewakan.

Satu pos status di facebook fan page website pencaricerah.com telah menambah 100 subscriber baru di laman fan page, jumlah like sampai 2700 dan satu kali dibagikan. Total jangkauan dari iklan mencapai 7.884 pengguna facebook dan tautan yang disertakan dalam postingan mendapatkan 23 kali klik.

Tool Power Editor juga sebaiknya digunakan oleh perusahaan atau brand yang memutuskan untuk membentuk Divisi atau Departemen yang berurusan dengan periklanan.

2.      Menetapkan Tujuan dari Iklan Anda di Facebook

Ketika saya menghadiri sebuah acara yang diadakan oleh perkumpulan media advertising di Jakarta, saya mendapatkan sebuah ilmu yang bermanfaat. Apa itu?

Penetapan tujuan dari Iklan.

Ada banyak kategori iklan yang dibedah dalam acara seminar tersebut. Saya hanya menyimpulkan kalau tujuan iklan itu hanya dua. Pertama perkenalan produk atau jasa, kedua penjualan produk atau jasa tersebut.

Saat Anda pertama kali membuat iklan di facebook anda harus menetapkan terlebih dahulu salah satu dari dua hal tersebut diatas. Apakah iklan yang akan anda tayangkan fokusnya untuk memperkenalkan produk dan jasa yang anda tawarkan, atau iklan anda fokusnya untuk jualan ke calon pelanggan yang terdapat di facebook?

Saat pertama kali mempraktekkan iklan facebook saya berpikir untuk sekali lempar dua tiga pulau terlampaui. Maksudnya, sekali beriklan fanpage saya mendapatkan tambahan follower dan buku yang saya tawarkan juga terjual. Tetapi ternyata penjualannya tidak sesuai dengan target yang saya tetapkan.

Anda jangan melakukan kesalahan saya. Di dalam Ads Manager, ada 10 Tujuan iklan facebook yang dapat Anda tetapkan. Kesepuluh tujuan tersebut adalah:

·        Page Post Engagements

·        Page Likes

·        Click to Website

·        Website Conversions

·        App Installs

·        App Engagement

·        Event Responses

·        Offer Claims

·        Video Views

·        Local Awareness

3.      Menetapkan Audience dari Iklan Anda

Mungkin sebagian dari Anda bertanya-tanya kenapa kita harus menentukan siapa audience untuk iklan yang akan tayang. Saya pun punya pikiran seperti itu, apalagi sebagai publisher google adsense trafik merupakan kunci untuk mendapatkan penghasilan yang ditentukan. Tapi ternyata salah anggapan saya tersebut.

Anda bisa saja membuat iklan yang menargetkan banyak orang tanpa target spesifik akan tetapi hasilnya kemungkinan besar tidak sesuai dengan yang Anda harapkan. Tentu Anda tidak ingin website atau blog Anda menimbulkan antipati dari orang yang melihat iklan.

Makanya Anda harus melihat untuk siapa konten yang Anda buat.

Memperkenalkan produk kepada khalayak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di ilmu marketing ada beberapa trik yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk dan jasa yang Anda jual. Setidaknya Anda harus mempersiapkan konten berikut ini

–        Konten perkenalan produk untuk mereka yang tidak tertarik dengan produk Anda

–        Konten perkenalan produk untuk mereka yang tahu manfaat produk Anda tapi masih belum butuh-butuh banget

–        Konten perkenalan produk untuk mereka yang tahu manfaat produk Anda dan saat itu juga sedang mencari produk sejenis.

Selain konten perkenalan, Anda juga harus mempersiapkan konten berisi informasi tentang permasalahan yang dapat diberikan solusinya melalui produk yang Anda jual. Untuk lebih lengkapnya tunggu tulisan khusus tentang materi konten yang dipergunakan dalam beriklan di facebook.

Saya sendiri dalam iklan pertama di facebook mencoba untuk mencapai tiga tujuan sekaligus. Tiga tujuan yang ingin saya capai saat beriklan di facebook adalah perkenalan produk, informasi, dan juga selling. Produk yang saya jual adalah buku yang isinya bisa dipraktekkan secara langsung bagi internet marketer. Buku ini berjudul Easy Copywriting yang dibuat oleh Dewa Eka Prayoga.

Target market saya adalah mereka para blogger, webmaster, umkm yang jualan online, hingga para pedagang online yang numpang di marketplace. Hasilnya tidak memuaskan. Saya masih belum tahu kenapa target penjualan buku yang bermanfaat ini belum sampai. Kesimpulan saya sementara saya masih belum mengerti siapa yang cocok dengan buku ini.

4.      Menetapkan Budget Iklan Facebook Pertama Anda

Setelah menentukan audience, maka hal yang paling penting untuk dilakukan selanjutnya adalah menetapkan budget iklan. Ads Manager secara otomatis telah melakukan kalkulasi berapa besar yang harus Anda keluarkan untuk beriklan di facebook jadi Anda tinggal mencocokkan dengan modal yang Anda persiapkan.

Saya sendiri mengalokasikan budget iklan sebesar 400 ribu rupiah. Budget tersebut saya bagi 200 ribu rupiah untuk google Adwords dan 200 ribu lainnya untuk facebook ads. Dari 200 ribu rupiah yang saya belanjakan untuk facebook ads, postingan jualan saya mendapatkan 7000 tayangan dan 23 klik ke tokopedia. Fan page website pencaricerah.com sendiri mendapatkan 100 subscriber baru.

Bagaimana menurut Anda hasil dari iklan saya tersebut?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s