SEARCH INTENT: KUNCI AGAR WEBSITE ANDA DIKUNJUNGI ORANG


Keywords atau kata kunci merupakan bahan dasar bagi seorang blogger atau content marketer untuk mencari calon pembeli potensial berasal dari mesin pencari. Oleh karena itu di beberapa artikel panduan bisnis online pembahasan mengenai riset kata kunci atau keywords research sangat banyak dibahas. Tapi hanya beberapa orang yang mengetahui dan memaksimalkan search intent dari kata kunci yang didapat dari hasil riset kata kunci tersebut.

Tulisan kali ini memang bukan untuk membahas bagaimana cara meriset kata kunci yang tepat untuk menambah trafik website tetapi bagaimana cara Anda memahami maksud dan tujuan dari kata kunci yang telah anda dapatkan dari hasil riset kata kunci tadi.

Saya rasa tidak memahami search intent dari pengguna kata kunci membuat website yang dikelola tidak memberikan hasil yang maksimal di bisnis online Anda. Dengan ke-sophisticated-an manusia dalam mencari informasi, mesin pencari selalu memperbaharui algoritma yang digunakan agar pelanggan mereka (baca: pengguna mesin pencari) mendapatkan kepuasan, yaitu mendapatkan informasi yang diinginkan.

Beberapa website membahasakan search intent ini dengan keyword intent. Maksudnya hampir sama yaitu memahami apa maksud dari kata kunci yang dipergunakan oleh seorang pengguna mesin pencari dalam mendapatkan informasi yang diinginkan.

Ada tiga jenis search intent kata kunci yang harus diketahui seorang yang sedang mencari penghasilan tambahan via intenet menurut hubspot. Ketiga jenis kata kunci tersebut antara lain

  1. kata kunci transaksional
  2. kata kunci informational
  3. kata kunci brand

Sebenarnya ada satu lagi search intent dari pengguna mesin pencari akan tetapi jenis kata kunci ini sebaiknya tidak dipergunakan. Mas Darmawan dalam sebuah artikel di panduanim.com menyebutkan jenis search intent keemat adalah kata kunci yang bersifat navigational. Maksudnya seseorang ingin mengunjungi sebuah situs tetapi alih-alih mengetikkan alamat situs di address bar browser, orang ini malah mengetikkan alamat situs tersebut di kotak pencarian situs penelusuran.

Contohnya Saya ingin login di akun facebook saya sendiri. Alih-alih mengetikkan alamat http://www.facebook.com di address bar, saya malah mengetikkan alamat tersebut di kotak hasil pencarian dari google.

Setidaknya itu yang saya pahami dari tulisan panduanim.com.

Apa maksud dari ketiga jenis kata kunci tersebut diatas (transaksional, informasional, dan brand)?

Oh iya membahas search intent kata kunci diatas berarti kita sedang berada dalam topik pengoptimalan konten agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari atau SEO.

Bagi para internet marketer maupun marketplace, mengaplikasikan SEO dengan baik di website mereka berarti mengurangi beban iklan untuk mempromosikan baik website itu sendiri maupun produk yang dijual.

Hampir seluruh manusia di muka bumi ini menggunakan google, bing, atau yahoo untuk mencari informasi yang ia butuhkan. Term informasi yang saya gunakan dalam kalimat sebelumya tidak sama dengan maksud jenis search intent kata kunci informasional.

Informasi yang dicari oleh seseorang itu beragam dan itu yang harus dilayani oleh mesin pencari seperti google, bing, dan yahoo. Makanya jangan heran untuk memuaskan pelanggannya mesin pencari melakukan perubahan-perubahan algoritma agar pengguna jasa mereka bisa terpuaskan hasratnya.

Tentu anda tidak akan puas jika saat mencari informasi synopsis sebuah novel untuk bahan skripsi yang muncul malah situs yang isinya melempar Anda ke website yang sama sekali tidak ada hubungan dengan novel yang Anda cari.

Kondisi diatas saya hadapi ketika kuliah ditahun 2007.

Sekarang ketika anda mengetikkan kata kunci sastra inggris, misalnya. Google akan memberikan hasil yang relative signifikan untuk informasi yang ingin Anda dapatkan. Situs-situs yang akan muncul dapat berupa situs yang berasal dari sebuah kampus, artikel sebuah blog yang berisi pengalaman penulis, dan lain sebagainya.

Saat pencari informasi melihat ada informasi yang diinginkan tentunya ia akan datang ke website tersebut dan pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam dirinya terjawab. Mesin pencari mendapatkan kepercayaan dari pelanggannya, website pun mendapatkan calon prospek terbaru.

Oleh karena itu untuk selain riset kata kunci seorang blogger harus juga memahami maksud dari 3 search intent dari kata kunci diatas tadi (transaksional, informasional, dan brand).

Search Intent Transaksional

Kata kunci transaksional menurut hubspot maksudnya adalah seseorang yang ingin segera bertransaksi dengan website penyedia produk barang atau jasa. Contoh ketika anda mengetikkan kata beli hp Vivo5, maka google atau mesin pencari akan memberikan hasil berupa website-website yang menjual produk yang sedang dicari tersebut. Anda akan melihat marketplace seperti lazada, shopee, tokopedia, bukalapak, dan lain-lain muncul di laman hasil pencarian mesin pencari.

Menurut mas Darmawan berkompetisi di kata kunci jenis transaksional untuk sebuah website jurnal atau blog akan sangat sulit. Karena algoritma google yang telah diperbaharui akan mengenal intent dari orang yang mencari. Meski tidak disarankan Anda bisa mencoba peruntungan dalam persaingan kata kunci jenis transaksional ini.

Konten yang harus Anda siapkan sesuaikan dengan yang dimaksud oleh pencari yaitu transaksi (membeli produk barang atau jasa).

Coba saja anda lihat dan contoh dari laman dari marketplace-marketplace tersebut.

Search Intent Informational

Jika anda memilih bisnis dengan focus penayangan iklan, coba anda pelajari apakah jaringan Anda lebih memilih pageviews atau klik iklan? Hal ini penting karena jika Anda memutuskan untuk mendaftar tanpa pelajari bagaimana Anda akan mendapatkan penghasilan maka Anda akan kecewa sendiri.

Contoh. Saya adalah seorang publisher adsense. Karakter dari jaringan periklanan adsense adalah seorang publisher atau penayang iklan akan mendapatkan penghasilan jika iklan yang tampil di website saya mendapatkan klik dari pengunjung. Kalau pengunjung website saya ada 1000 tapi yang klik iklan adsense hanya 1, maka penghasilan yang saya dapatkan per bulannya pasti kecil.

Tidak semua orang akan mau klik iklan sebagaimana tidak semua orang suka jika sekonyong-konyong ada orang yang menodong dirinya untuk membeli sebuah produk barang atau jasa.

Berbeda dengan jaringan periklanan lain yang bernama wordAds.

Di jaringan periklanan ini sebagai publisher Anda hanya butuh trafik yang banyak untuk mendapatkan penghasilan. Bahkan di beberapa waktu saya pernah mendapatkan trafik ratusan tapi penghasilannya sampai belasan dolar.

Untuk mendapatkan trafik yang tinggi tersebut yang dibutuhkan adalah konten yang memiliki informasi. Untuk itu Anda butuh persiapan kata kunci jenis informasi yang dapat dibagikan kepada pengunjung website.

Saya perhatikan ada banyak website yang kontennya berjenis informasi seperti portal berita mulai muncul setelah tahun 2014. Trafik dari website portal berita tersebut kebanyakan, menurut saya, berasal dari media social. Modal dari website-website portal berita ini hanya kutipan atau berita fiktif dengan headline yang mengundang rasa ingin tahu dari pembaca.

Malah ada yang tidak baca isi tetapi karena judul yang begitu wah, langsung membagikan artikel tersebut di beranda media social mereka.

Saya sendiri sempat terpikir untuk mencontoh apa yang telah dilakukan oleh website portal tersebut. (Alasannya ga jauh-jauh dari penghasilan adsense yang masih belum juga cukup untuk dinikmati) Tetapi saya menginginkan sebuah bisnis online jangka panjang. Bukan yang dalam satu tahun berganti domain agar tetap survive.

Saya sarankan Anda juga mempertimbangkan hal yang sama.

Search Intent Branded

Jenis kata kunci ketiga adalah branded. Kata kunci ini menurut hubspot merupakan intent dari pengunjung pernah mendengar brand yang anda tawarkan. Contohnya adalah website pencaricerah.com. Trafik yang didapat oleh website pencaricerah.com didapat tidak hanya berasal dari mesin pencari tetapi juga berasal dari media social.

Jika seseorang pernah berkunjung ke website pencaricerah.com dan menilai artikel-artikel disana sangat informative, maka pastilah pengunjung tersebut pernah sekali menyebutkan website tersebut di media social yang dimilikinya. Teman dari pengunjung tersebut yang penasaran melakukan pencarian dengan mengetikkan pencaricerah atau pencaricerah.com ke mesin pencari dan kemudian website pun dikunjunginya.

Alur ini yang dimaksud dengan kata kunci jenis brand.

KESIMPULAN

Dalam mencari calon pembeli potensial yang berasal dari mesin pencari, mengetahui kata kunci yang cocok untuk Anda tembak belumlah cukup. Setelah melakukan riset kata kunci Anda harus memahami maksud dan tujuan seseorang ketika mengetikkan kata kunci yang anda dapatkan tersebut.

Ada tiga jenis kata kunci yang dapat Anda maksimalkan untuk mencari calon customer bagi website Anda, yaitu

  • Jenis kata kunci informasional
  • Jenis kata kunci transaksional
  • Jenis kata kunci brand

Disarankan agar Anda tidak menggunakan jenis kata kunci navigasional karena akan membuat website atau artikel yang diterbitkan tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Apakah Anda punya inspirasi untuk membuat startegi seo yang tepat untuk website Anda? Gunakan kolom komentar untuk meninggalkan pesan dan untuk berdiskusi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s