Cara Menggunakan GOOGLE KEYWORD PLANNER Untuk Ditemukan Pengunjung


Keywords merupakan istilah yang digunakan oleh blogger maupun internet marketer dalam mendefinisikan kata yang sering digunakan oleh pengguna mesin pencari untuk mencari informasi yang dibutuhkannya. Google mempunyai alat untuk membantu Anda dalam mendapatkan data yang dibutuhkan, artikel cara menggunakan google keyword planner hanya sebuah catatan saya setelah melakukan praktek iklan di google Adwords.

Saat kita menemukan sebuah kata baru atau mendengar sebuah peristiwa yang menghebohkan kita secara aktif mencari tahu maksud dari kata yang baru kita ketahui tersebut atau mencari kronologis peristiwa yang kita dengar dengan menggunakan mesin pencari.

Bagi sebuah blog yang dimaksudkan untuk mendapatkan penghasilan melalui tulisan, gambar, atau video yang diposting, kata kunci merupakan senjata agar blog yang dikelola mendapatkan kunjungan dan kemudian mendapatkan penghasilan dari kunjungan tersebut.

Kalau situs pencarian diibaratkan pasar maka kata kunci merupakan teriakan-teriakan dari pelapak (blog) untuk menarik para window shopper untuk bertransaksi di lapak mereka.

Mesin pencari hanya satu saluran trafik, masih ada saluran lain seperti jaringan periklanan, media social, dan juga email. Memaksimalkan kunjungan dari saluran yang berasal dari situs pencarian semisal google, bing, dan yahoo dikenal dengan teknik SEO.

Tapi pada tulisan kali ini kita tidak akan membahas lebih lanjut tentang teknik ini. Tulisan ini akan membahas tentang bagaimana cara meriset kata kunci agar blog dapat menarik pengunjung yang kemudian dikonversi menjadi penghasilan bagi kita.

Sebagai mesin pencari nomor satu yang digunakan oleh netizen dunia, google memiliki data base kata-kata yang paling sering diketikkan oleh pengguna. Para pemilik website dapat mengakses data base yang dimiliki oleh google tersebut dengan cara mendaftar di Google Adwords, layanan khusus pengiklan.

Dalam layanan google adwords para pemilik website dapat menggunakan sebuah tools yang bernama google keyword planner. Tool ini dirancang oleh google untuk

  • Mengetahui tren pencarian terbaru
  • Merancang strategi iklan agar relevan dengan calon pembeli
  • Menemukan kata kunci baru

Awalnya Keyword Planner dapat diakses secara gratis tanpa harus mendaftar di google Adwords. Tapi kemudian karena banyak yang menggunakan data mereka google pun merubah kebijakan.

Tool untuk riset kata kunci ini dapat digunakan oleh pengguna yang mendaftarkan diri di situs google. Hingga akhir tahun 2015, seingat saya, data pencarian kata kunci dapat diakses oleh setiap pengguna tanpa harus membuat iklan di Adwords.

Dua tahun belakangan dengan banyaknya pengguna dan google Adwords merupakan salah satu pemasukan terbesar google, pengguna Adwords yang tidak melakukan deposit dana untuk beriklan tidak lagi dapat mengakses detail kata kunci yang dimiliki google. Alih-alih angka spesifik pencarian untuk satu kata kunci, google kini menampikan range pencarian rata-rata per bulan (ilustrasinya di gambar bawah).

Tentunya kebijakan baru ini akan membuat para pengguna google memiliki beberapa pilihan

  1. Membayar deposit iklan seperti yang diminta (meskipun lagi ga butuh)
  2. Menerima kebijakan baru dan data yang tidak jelas tersebut
  3. Mencari tool gratis lain untuk riset kata kunci

Saya sendiri memilih opsi pertama. Alasannya

#1 Database yang dimiliki google kalau dibandingkan dengan situs lain jauh lebih reliable.

#2 Posisi menentukan prestasi, kata teman saya. Google merupakan situs pencari nomor satu di dunia, posisi google baik secara global maupun local (Indonesia) masih belum bisa disaingi oleh kompetitornya (bing, yahoo, yandex dan lain sebagainya).

#3 Harga reasonable. Kalau saya membandingkan deposit yang saya bayarkan dengan biaya yang sama untuk tool riset kata kunci lain, harganya masih lebih terjangkau. Coba saja Anda bandingkan sendiri.

Meskipun begitu kelemahan dari data Google Keyword Planner tetap ada. Kelemahan yang saya maksudkan disini adalah data tingkat kompetisi yang ditampilkan oleh tool tersebut.

Dulu saya menganggap data kompetisi untuk kata kunci yang ditampilkan oleh Keyword Planner berlaku untuk di mesin pencari. Tapi ternyata data kompetisi tersebut hanya berlaku di komunitas Adwords saja.

Jadi meski kompetisi untuk kata kunci yang ditampilkan Adwords terlihat sangat rendah, jika tidak beriklan, minimal untuk tampil di SERP (laman hasil pencarian) website Anda tidak akan mendapatkan trafik yang diinginkan.

Untuk menjelaskan maksud saya silahkan lihat ilustrasinya dibawah ini

Kata kunci yang akan kita jadikan subjek percobaan adalah kata kunci yang bersifat informative, mencari informasi tentang sesuatu. Saya memilih kata kunci “vps hosting.”

Di browser chrome yang saya gunakan telah terinstal extention dari semrush bernama SEOQuacke. Ektensi ini saya pergunakan untuk mengetahui tingkat persaingan kata kunci vps hosting di ekosistem google.

data-persaingan-kata-kunci-vps-hosting-versi-semrush.JPG

Menurut semrush persaingan kata kunci “vps hosting” adalah 62.28%. Sedangkan Adwords hanya menyatakan kompetisi untuk kata kunci ini tinggi. Seberapa tingginya tidak dijelaskan.

Apakah kata kunci “vps hosting” sangat kompetitif sehingga bagi sebuah artikel yang akan diposting tidak punya kesempatan untuk bersaing ataukah kompetisi yang tersebut memberikan celah untuk mendapatkan pengunjung paling potensial bagi bisnis yang dijalankan.

data-persaingan-kata-kunci-vps-hosting-versi-adwords.JPG

Selain tidak jelas seberapa tinggi tingkat kompetisi untuk kata kunci “vps hosting” tersebut, term Kompetisi dalam data Keyword Planner dikhususkan pada kompetisi internal pengguna Adwords. Khususnya para pengiklan yang khusus membidik kata kunci yang mengandung “vps hosting”.

Seorang pengiklan di Adwords berkompetisi antara satu dan lainnya dalam mekanisme lelang agar saat seseorang mencari informasi dengan mengetikkan kata (dalam contoh ini lebih tepatnya disebut frasa) “vps hosting”, website mereka berada di posisi teratas dari laman hasil pencarian.

iklan-adwords-kompetisi-kata-kunci.JPG

Saya tidak tahu bagaimana dengan Anda tapi saya cenderung untuk berkunjung pada situs pertama yang muncul di hasil penelusuran untuk mencari informasi (jika saya mencari hosting vps untuk kandra.id). Orang yang punya tipikal seperti saya merupakan calon pembeli potensial bagi situs yang sedang mengiklankan layanan vps hosting di google.

Saya sendiri pernah mencoba beriklan dengan Adwords untuk berjualan buku. Studi kasusnya bisa dibaca dengan lengkap di artikel pencaricerah.com. Sekarang coba simak tutorial menggunakan google keyword planner untuk mencari kata kunci berikut ini

gambar fitur: pixabay.com

Iklan

2 thoughts on “Cara Menggunakan GOOGLE KEYWORD PLANNER Untuk Ditemukan Pengunjung


  1. https://polldaddy.com/js/rating/rating.jsSaya dari dulu nggak ngerti sama penggunaan google keyword tools. Tapi akhir-akhir ini saya mulai menggunakannya. Tapi masih gratis kok, ketika masuk di pemilihan kata kunci untuk iklan, ada kolom untuk memasukkan kata kunci. Dari situ saya biasanya tahu kata kunci yg persaingannya dibawah 1000. Masalahnya di kolom tersebut tidak mencantumkan kata kunci turunan, jadi harus memasukkan kata kunci satu per satu.

    Suka

    1. Masih gratis gan buat daftar tapi untuk data dikasih range pencarian. Klo dulu bisa liat kata kunci seo dicari 1000 per bulan, sekarang cuma dikasi range 100-1k. Beda klo deposit, keluar dah tuh data pasti.

      Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s