SEARCH INTENT: KUNCI AGAR WEBSITE ANDA DIKUNJUNGI ORANG

Keywords atau kata kunci merupakan bahan dasar bagi seorang blogger atau content marketer untuk mencari calon pembeli potensial berasal dari mesin pencari. Oleh karena itu di beberapa artikel panduan bisnis online pembahasan mengenai riset kata kunci atau keywords research sangat banyak dibahas. Tapi hanya beberapa orang yang mengetahui dan memaksimalkan search intent dari kata kunci yang didapat dari hasil riset kata kunci tersebut.

Tulisan kali ini memang bukan untuk membahas bagaimana cara meriset kata kunci yang tepat untuk menambah trafik website tetapi bagaimana cara Anda memahami maksud dan tujuan dari kata kunci yang telah anda dapatkan dari hasil riset kata kunci tadi.

Saya rasa tidak memahami search intent dari pengguna kata kunci membuat website yang dikelola tidak memberikan hasil yang maksimal di bisnis online Anda. Dengan ke-sophisticated-an manusia dalam mencari informasi, mesin pencari selalu memperbaharui algoritma yang digunakan agar pelanggan mereka (baca: pengguna mesin pencari) mendapatkan kepuasan, yaitu mendapatkan informasi yang diinginkan.

Beberapa website membahasakan search intent ini dengan keyword intent. Maksudnya hampir sama yaitu memahami apa maksud dari kata kunci yang dipergunakan oleh seorang pengguna mesin pencari dalam mendapatkan informasi yang diinginkan.

Ada tiga jenis search intent kata kunci yang harus diketahui seorang yang sedang mencari penghasilan tambahan via intenet menurut hubspot. Ketiga jenis kata kunci tersebut antara lain

  1. kata kunci transaksional
  2. kata kunci informational
  3. kata kunci brand

Sebenarnya ada satu lagi search intent dari pengguna mesin pencari akan tetapi jenis kata kunci ini sebaiknya tidak dipergunakan. Mas Darmawan dalam sebuah artikel di panduanim.com menyebutkan jenis search intent keemat adalah kata kunci yang bersifat navigational. Maksudnya seseorang ingin mengunjungi sebuah situs tetapi alih-alih mengetikkan alamat situs di address bar browser, orang ini malah mengetikkan alamat situs tersebut di kotak pencarian situs penelusuran.

Contohnya Saya ingin login di akun facebook saya sendiri. Alih-alih mengetikkan alamat www.facebook.com di address bar, saya malah mengetikkan alamat tersebut di kotak hasil pencarian dari google.

Setidaknya itu yang saya pahami dari tulisan panduanim.com.

Apa maksud dari ketiga jenis kata kunci tersebut diatas (transaksional, informasional, dan brand)?

Oh iya membahas search intent kata kunci diatas berarti kita sedang berada dalam topik pengoptimalan konten agar lebih mudah ditemukan di mesin pencari atau SEO.

Bagi para internet marketer maupun marketplace, mengaplikasikan SEO dengan baik di website mereka berarti mengurangi beban iklan untuk mempromosikan baik website itu sendiri maupun produk yang dijual.

Hampir seluruh manusia di muka bumi ini menggunakan google, bing, atau yahoo untuk mencari informasi yang ia butuhkan. Term informasi yang saya gunakan dalam kalimat sebelumya tidak sama dengan maksud jenis search intent kata kunci informasional.

Informasi yang dicari oleh seseorang itu beragam dan itu yang harus dilayani oleh mesin pencari seperti google, bing, dan yahoo. Makanya jangan heran untuk memuaskan pelanggannya mesin pencari melakukan perubahan-perubahan algoritma agar pengguna jasa mereka bisa terpuaskan hasratnya.

Tentu anda tidak akan puas jika saat mencari informasi synopsis sebuah novel untuk bahan skripsi yang muncul malah situs yang isinya melempar Anda ke website yang sama sekali tidak ada hubungan dengan novel yang Anda cari.

Kondisi diatas saya hadapi ketika kuliah ditahun 2007.

Sekarang ketika anda mengetikkan kata kunci sastra inggris, misalnya. Google akan memberikan hasil yang relative signifikan untuk informasi yang ingin Anda dapatkan. Situs-situs yang akan muncul dapat berupa situs yang berasal dari sebuah kampus, artikel sebuah blog yang berisi pengalaman penulis, dan lain sebagainya.

Saat pencari informasi melihat ada informasi yang diinginkan tentunya ia akan datang ke website tersebut dan pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam dirinya terjawab. Mesin pencari mendapatkan kepercayaan dari pelanggannya, website pun mendapatkan calon prospek terbaru.

Oleh karena itu untuk selain riset kata kunci seorang blogger harus juga memahami maksud dari 3 search intent dari kata kunci diatas tadi (transaksional, informasional, dan brand).

Search Intent Transaksional

Kata kunci transaksional menurut hubspot maksudnya adalah seseorang yang ingin segera bertransaksi dengan website penyedia produk barang atau jasa. Contoh ketika anda mengetikkan kata beli hp Vivo5, maka google atau mesin pencari akan memberikan hasil berupa website-website yang menjual produk yang sedang dicari tersebut. Anda akan melihat marketplace seperti lazada, shopee, tokopedia, bukalapak, dan lain-lain muncul di laman hasil pencarian mesin pencari.

Menurut mas Darmawan berkompetisi di kata kunci jenis transaksional untuk sebuah website jurnal atau blog akan sangat sulit. Karena algoritma google yang telah diperbaharui akan mengenal intent dari orang yang mencari. Meski tidak disarankan Anda bisa mencoba peruntungan dalam persaingan kata kunci jenis transaksional ini.

Konten yang harus Anda siapkan sesuaikan dengan yang dimaksud oleh pencari yaitu transaksi (membeli produk barang atau jasa).

Coba saja anda lihat dan contoh dari laman dari marketplace-marketplace tersebut.

Search Intent Informational

Jika anda memilih bisnis dengan focus penayangan iklan, coba anda pelajari apakah jaringan Anda lebih memilih pageviews atau klik iklan? Hal ini penting karena jika Anda memutuskan untuk mendaftar tanpa pelajari bagaimana Anda akan mendapatkan penghasilan maka Anda akan kecewa sendiri.

Contoh. Saya adalah seorang publisher adsense. Karakter dari jaringan periklanan adsense adalah seorang publisher atau penayang iklan akan mendapatkan penghasilan jika iklan yang tampil di website saya mendapatkan klik dari pengunjung. Kalau pengunjung website saya ada 1000 tapi yang klik iklan adsense hanya 1, maka penghasilan yang saya dapatkan per bulannya pasti kecil.

Tidak semua orang akan mau klik iklan sebagaimana tidak semua orang suka jika sekonyong-konyong ada orang yang menodong dirinya untuk membeli sebuah produk barang atau jasa.

Berbeda dengan jaringan periklanan lain yang bernama wordAds.

Di jaringan periklanan ini sebagai publisher Anda hanya butuh trafik yang banyak untuk mendapatkan penghasilan. Bahkan di beberapa waktu saya pernah mendapatkan trafik ratusan tapi penghasilannya sampai belasan dolar.

Untuk mendapatkan trafik yang tinggi tersebut yang dibutuhkan adalah konten yang memiliki informasi. Untuk itu Anda butuh persiapan kata kunci jenis informasi yang dapat dibagikan kepada pengunjung website.

Saya perhatikan ada banyak website yang kontennya berjenis informasi seperti portal berita mulai muncul setelah tahun 2014. Trafik dari website portal berita tersebut kebanyakan, menurut saya, berasal dari media social. Modal dari website-website portal berita ini hanya kutipan atau berita fiktif dengan headline yang mengundang rasa ingin tahu dari pembaca.

Malah ada yang tidak baca isi tetapi karena judul yang begitu wah, langsung membagikan artikel tersebut di beranda media social mereka.

Saya sendiri sempat terpikir untuk mencontoh apa yang telah dilakukan oleh website portal tersebut. (Alasannya ga jauh-jauh dari penghasilan adsense yang masih belum juga cukup untuk dinikmati) Tetapi saya menginginkan sebuah bisnis online jangka panjang. Bukan yang dalam satu tahun berganti domain agar tetap survive.

Saya sarankan Anda juga mempertimbangkan hal yang sama.

Search Intent Branded

Jenis kata kunci ketiga adalah branded. Kata kunci ini menurut hubspot merupakan intent dari pengunjung pernah mendengar brand yang anda tawarkan. Contohnya adalah website pencaricerah.com. Trafik yang didapat oleh website pencaricerah.com didapat tidak hanya berasal dari mesin pencari tetapi juga berasal dari media social.

Jika seseorang pernah berkunjung ke website pencaricerah.com dan menilai artikel-artikel disana sangat informative, maka pastilah pengunjung tersebut pernah sekali menyebutkan website tersebut di media social yang dimilikinya. Teman dari pengunjung tersebut yang penasaran melakukan pencarian dengan mengetikkan pencaricerah atau pencaricerah.com ke mesin pencari dan kemudian website pun dikunjunginya.

Alur ini yang dimaksud dengan kata kunci jenis brand.

KESIMPULAN

Dalam mencari calon pembeli potensial yang berasal dari mesin pencari, mengetahui kata kunci yang cocok untuk Anda tembak belumlah cukup. Setelah melakukan riset kata kunci Anda harus memahami maksud dan tujuan seseorang ketika mengetikkan kata kunci yang anda dapatkan tersebut.

Ada tiga jenis kata kunci yang dapat Anda maksimalkan untuk mencari calon customer bagi website Anda, yaitu

  • Jenis kata kunci informasional
  • Jenis kata kunci transaksional
  • Jenis kata kunci brand

Disarankan agar Anda tidak menggunakan jenis kata kunci navigasional karena akan membuat website atau artikel yang diterbitkan tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Apakah Anda punya inspirasi untuk membuat startegi seo yang tepat untuk website Anda? Gunakan kolom komentar untuk meninggalkan pesan dan untuk berdiskusi.

Cara Meningkatkan Trafik Website PencariCerah.com Hingga 10 Ribu Pengunjung/Hari

Website yang akan menghasilkan uang bagi pengelolanya minimal mendapatkan kunjungan minimal 10 ribu setiap hari. Standar ini saya dapatkan setelah bertanya kepada salah seorang internet marketer Indonesia, Jimmy Ahyari, di seminar gratis yang diadakan oleh marketplace matahari mall.

Berat? Pasti.

Siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mencapai tujuan. Manjadda wa Jadda. Jika saat punya target 1000 pengunjung/hari bisa didapat kenapa 10.000 pengunjung tidak?

Untuk mendapatkan 10.000 pengunjung per hari ada banyak cara yang bisa Anda lakukan

  1. SEO
  2. Membagikan link artikel di media sosial
  3. Menggunakan jaringan periklanan online
  4. Mengirim email notifikasi ke database yang anda miliki

Selama ini saya hanya memfokuskan semua usaha saya di satu metode, pengoptimalan mesin pencari (SEO). Caranya dengan menembak kata kunci yang kompetisinya tidak terlalu signifikan.

Artikel dengan kata kunci yang tidak terlalu kompetitif tersebut membuat saya menuliskan puluhan artikel dan akhirnya mendapatkan 1000 pengunjung per hari.

meningkatkan trafik website

Data dari Google Analytics diatas tidak terlalu jauh berbeda dengan statistic yang dihasilkan oleh plugin jetpack.

trafik website yang meningkat

Jadi bagi Anda yang menggunakan wordpress.com untuk ngeblog atau bikin website, jangan khawatir. Meskipun Anda tidak bisa install Google Analytics (kecuali kalau upgrade layanan ke wordpress business), statistic yang sudah diberikan pun bisa dijadikan patokan untuk pengembangan konten dari blog atau website yang dimiliki.

Apa yang harus ditingkatkan oleh website pencaricerah.com?

Jawabannya saya dapatkan setelah berkunjung ke website mas Darmawan, panduanim.com.

Di artikel ini, mas Darmawan membeberkan langkah-langkah yang dapat saya lakukan untuk mengetahui dimana kekurangan website pencaricerah.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui konten seperti apa yang selalu dicari oleh pengunjung website pencaricerah.com.

Artikel mana yang sering dikunjungi (artikel populer) di website pencaricerah?

Biasanya saya mengetahui artikel yang paling diminati pengunjung melalui widget yang sudah disediakan oleh platform. Baik blogger ataupun wordpress, widget untuk memperlihatkan artikel terpopuler sudah ada dan tinggal penggunanya yang memutuskan untuk menggunakan widget tersebut atau tidak.

Sebelum membaca artikel dari mas Darmawan diatas saya menggunakan informasi dari widget artikel terpopuler sebagai acuan untuk menulis konten lanjutan.

Tapi ternyata saya salah …

Data yang ditampilkan oleh Widget popular post atau artikel popular (paling banyak dibaca dan lain-lain) belum tentu membuat pengunjung betah berlama-lama di website tersebut. Bisa jadi kata kunci yang terdapat di judul artikel memiliki tingkat kompetisi yang sangat rendah sehingga artikel anda tidak memiliki saingan sehingga pengunjung terpaksa harus ke website Anda untuk mendapatkan informasi.

Loh, kan bagus ga ada saingan?

Sepintas mungkin bagus. Namun untuk jangka panjang tidak. Spencer Haws dari nichepursuit menyebutkan kata kunci yang memiliki kompetisi tinggi merupakan tanda yang bagus untuk bisnis.

Setelah membaca artikel lanjutan dari panduanim setidaknya saya menyimpulkan 3 hal berikut untuk mencapai tujuan 10.000 pengunjung per hari

  1. Mencari tahu konten yang sesuai untuk Website pencaricerah
  2. Menganalisa Artikel dan memperbaikinya
  3. Melakukan promosi

 

1.      Mencari tahu konten yang sesuai dengan pengunjung pencaricerah

Untuk mengetahui konten seperti apa yang betul-betul popular saya memanfaatkan data website pencaricerah yang telah dikumpulkan dan disimpan oleh google analytics.

Dari data google analytics selama tiga puluh hari terakhir (28 Juni 2017 – 4 Juli 2017) 10 artikel yang disukai oleh pembaca terdiri dari informasi tentang perkuliahan kuliah (sistem perkuliahan dan prospek pekerjaan setelah kuliah) dan informasi tentang bisnis online.

Menurut mas Darmawan agar website pencaricerah bisa mendapatkan tambahan pengunjung menuju target 10 ribu per hari, dua konten dengan tersebut diatas yang harus saya produksi selanjutnya.

analisa data google analytics untuk mencari cara meningkatkan trafik website

2.      Menganalisa artikel yang sudah terbit dan memperbaikinya

Kalau artikelnya disukai pembaca kenapa harus diperbaiki?

Pertanyaan bagus.

Saya baru mengetahui kalau artikel yang popular belum tentu bagus menurut pembaca. Indikasinya dapat dilihat di gambar 2 diatas.

Saya ambil satu sampel artikel dan membacanya secara lengkap dan mencatat waktu yang dibutuhkan untuk membaca artikel tersebut secara utuh. Saya sendiri membutuhkan waktu satu menit. Akan tetapi data dari google analytics mengungkapkan rata-rata waktu yang dibutuhkan pengunjung pencaricerah untuk membaca artikel yang sama kurang dari satu menit.

Rata-rata waktu yang dibutuhkan pengunjung untuk membaca artikel saya HANYA 40 DETIK!

Gila.

Sebagai publisher adsense yang membutuhkan saldo 100 dolar Amerika untuk membayar semua kebutuhan mengelola website, saya jadi terperangah.

Pantes sampai sekarang belum PO juga.

Bagaimana cara membuat orang betah berada di laman artikel atau website saya hingga satu menit?

Jawabannya akan saya cari dalam beberapa hari kedepan.

3.      Melakukan promosi

Selama ini saya hanya memfokuskan usaha untuk mencari kata kunci yang memiliki tingkat kompetisi rendah agar website pencaricerah mendapatkan trafik. Saya focus pada mempelajari search engine optimization atau SEO. Saya ikuti perkembangan SEO dan juga mempraktekkan tips-tips yang telah diberikan oleh internet marketer maupun blogger professional seperti mas Darmawan dan Jimmy Ahyari.

Kedepan saya akan mencoba untuk melakukan promosi dengan membuat iklan di facebook dan google adwords.

Kalau dulu iklan yang saya jalankan di dua network ini untuk jualan buku, maka beberapa bulan kedepan iklan yang saya persiapkan berfokus untuk memperkenalkan website pencaricerah dan juga artikel-artikel popular yang terdapat didalamnya.

Kesimpulan

Pencapaian website pencaricerah.com yang sudah mendapatkan 1000 visitor per hari (data dari google analytics) merupakan sebuah prestasi tersendiri yang bisa saya banggakan. Target pengunjung hingga 1000 per hari yang sudah saya capai tidak didapat dengan mudah tetapi melalui waktu yang cukup panjang dan juga tanpa dana promosi.

Pencapaian yang sudah didapatkan belumlah mencapai target blogging saya sendiri yaitu mendapatkan penghasilan bulanan yang melebihi penghasilan sebagai karyawan. Bukan tidak mungkin target yang terkesan sangat impossible (10 ribu pengunjung per hari) akan saya dapatkan, hanya saja saya sendiri bertanya-tanya berapa waktu yang saya butuhkan untuk mencapai target tersebut?

Jika dari Anda mempunyai pengalaman mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target trafik yang saya inginkan, tolonglah berbagi dengan meninggalkan komentar dalam kolom yang telah disediakan.

Membuat Iklan di Facebook, Pengalaman Pertama Saya

Facebook merupakan media online yang menjadi sebuah alternatif periklanan yang saat ini banyak direkomendasikan oleh internet marketer di dunia. Popularitas facebook sebagai media periklanan online diprediksi akan melampaui Google Adwords yang lebih dahulu digunakan oleh internet marketer di seluruh dunia. Jarang blogger Indonesia yang menginvestasikan modalnya untuk beriklan di facebook, jika Anda butuh trafik yang signifikan kenapa tidak mencoba? Tulisan kali ini saya ingin berbagi pengalaman saat mencoba facebook ads untuk mendapatkan trafik dan juga leads untuk website saya pencaricerah.com.

Diawal kemunculannya facebook merupakan sebuah situs sosial yang fenomenal. Facebook banyak dipergunakan oleh orang di dunia untuk saling berhubungan kembali setelah terpisah oleh jarak dan waktu. Bahkan saat ini Anda bisa melihat komunitas-komunitas tertentu saling terkait di media social milik Mark Zuckerberg tersebut.

Sampai Maret 2017 perkembangan facebook sangat signifikan, dalam laman resmi mereka disebutkan kalau situs media social yang identik dengan warna biru ini telah memiliki 1.28 milyar anggota aktif (sumber https://newsroom.fb.com/company-info/). Bagi internet marketer dan juga blogger, tentu saja jumlah pengguna atau anggota facebook yang sangat banyak dan aktif tersebut merupakan pangsa pasar yang potensial.

(catatan saya: mungkin facebook harus mengaudit jumlah anggota aktif mereka saat ini dengan banyaknya akun kloningan atau bot yang menurut saya tidak termasuk dalam pengertian saya sebagai anggota aktif)

Dengan potensi pasar yang luas tersebut tidak salah jika internet marketer banyak yang mengalihkan sumber daya iklan dari google Adwords ke facebook ads.

Dulu, sekitar tahun 2008, ketika saya baru mengenal blog dan potensi yang bisa diberikannya untuk kantong mentor-mentor internet marketing yang saya ikuti selalu merekomendasikan Google Adwords. Alasannya karena google, sebagai sebuah “perpustakaan” maya menjadi jalan pertama setiap orang yang mencari informasi.

Bahkan hingga saat ini posisi google sebagai jalan pertama untuk mendapatkan informasi masih belum tergantikan. Setidaknya dari data situs alexa klaim tersebut dapat dikonfirmasi.

Menurut data dari situs alexa.com/siteinfo, google memuncaki peringkat website yang paling popular hingga hari ini. Baik dari peringkat global maupun dari peringkat kawasan posisi google masih belum tergantikan. Saya coba cek peringkat alexa.com berdasarkan Negara dan saya mendapatkan google.co.id (situs google untuk pencarian khusus kawasan Indonesia) berada di peringkat #1 tidak jauh berbeda dengan peringkat alexa secara global (domain google.com).

Facebook sendiri secara global menurut peringkat situs alexa.com berada di nomor #3 sedangkan untuk Negara, situs tersebut berada di peringkat #6.

Sekilas tentang Alexa Ranking

Kenapa saya menggunakan alexa sebagai acuan dalam membandingkan google dan facebook untuk channel promosi dari website atau blog? Alasan pertama karena peringkat alexa telah digunakan oleh banyak blogger maupun internet marketer sebagai acuan. Alasan kedua dalam memberikan peringkat untuk sebuah situs, alexa mempunyai metodologi sendiri. Dalam sebuah FAQ situs tersebut alexa menyebutkan

Traffic estimates and ranks are based on the browsing behavior of people in our global data panel by default. The rank is calculated using a proprietary methodology that combines a site’s average of daily unique visitors and its number of pageviews over the past 3 months. The site with the highest combination of unique visitors and pageviews is ranked #1

Terjemahan dari kutipan diatas kira-kira seperti ini:

Perkiraan trafik dan peringkat didasarkan pada prilaku berselancar orang-orang yang terdapat di dalam panel data global kami. Peringkat dihitung menggunakan metodologi yang sesuai dengan mengkombinasikan rata-rata kunjungan yang didapat oleh sebuah situs dan jumlah pageview yang didapat situs tersebut dalam periode tiga bulan terakhir. Situs dengan kombinasi pengunjung unik dan pageview tertinggi akan berada di peringkat pertama.

Jadi sebuah situs dengan peringkat tertinggi di alexa pastinya mempunyai trafik yang tinggi dan juga jumlah pageview yang sama.

Meskipun secara trafik google menurut peringkat alexa melampaui facebook, keunggulan situs milik Mark Zuckerberg ini terletak pada periode seorang pengunjung mengakses situs tersebut. Masih menggunakan data alexa dapat dilihat jika seorang pengunjung situs facebook bisa menghabiskan waktu hingga 10 menit saat berkunjung. Waktu kunjungan seorang di facebook dibandingkan dengan seseorang yang mencari informasi di google sangat timpang. Untuk Negara Indonesia saja kunjungan terlama yang dicatat oleh alexa rata-rata berkisar 6 menit saja dan jika dilihat secara global waktu kunjungan seseorang di situs google.com rata-rata 8 menit.

Sebagai seorang pengiklan tentunya Anda menginginkan agar iklan dilihat banyak orang. Tidak hanya banyak orang melihat, Anda pasti juga ingin agar tawaran Anda dipahami oleh target market. Jika seseorang punya kecenderungan untuk menghabiskan waktu di facebook tentu sebagai pengiklan Anda menginginkan agar pesan Anda sampai pada target customer. Ini yang kemudian menjadi keunggulan facebook dibandingkan dengan google.

Dengan potensi pasar yang besar tersebut mungkin Anda bertanya-tanya Bagaimana cara membuat iklan di facebook untuk mendapatkan trafik yang tinggi, pelanggan/pembeli baru?

Jadi tulisan ini semoga bisa membantu Anda untuk menjawabnya. Saya juga menyertakan pengalaman saya menggunakan facebook ads dalam mendapatkan trafik untuk website pencaricerah.com, semoga bermanfaat.

Tes facebook ads pencaricerah.com

Ketika Anda memilih untuk menggunakan facebook sebagai media periklanan, maka langkah-langkah membuat sebuah iklan di facebook adalah sebagai berikut:

1.      Pemilihan Editor / Tool untuk beriklan di facebook

Ada dua tool yang dapat dipergunakan untuk membuat iklan di situs facebook. Tool yang akan kita bahas dalam artikel ini adalah Ads Manager. Sedangkan tool lain, bernama Power Editor akan dibahas pada tulisan lain; Insya Allah. Menurut saya tool power editor untuk iklan facebook banyak digunakan oleh agensi-agensi periklanan, kalau saya sendiri sering menggunakan Ads Manager untuk melakukan praktek dari teori-teori iklan di facebook yang saya dapatkan. Hasilnya dari iklan yang saya lakukan tidak terlalu mengecewakan.

Satu pos status di facebook fan page website pencaricerah.com telah menambah 100 subscriber baru di laman fan page, jumlah like sampai 2700 dan satu kali dibagikan. Total jangkauan dari iklan mencapai 7.884 pengguna facebook dan tautan yang disertakan dalam postingan mendapatkan 23 kali klik.

Tool Power Editor juga sebaiknya digunakan oleh perusahaan atau brand yang memutuskan untuk membentuk Divisi atau Departemen yang berurusan dengan periklanan.

2.      Menetapkan Tujuan dari Iklan Anda di Facebook

Ketika saya menghadiri sebuah acara yang diadakan oleh perkumpulan media advertising di Jakarta, saya mendapatkan sebuah ilmu yang bermanfaat. Apa itu?

Penetapan tujuan dari Iklan.

Ada banyak kategori iklan yang dibedah dalam acara seminar tersebut. Saya hanya menyimpulkan kalau tujuan iklan itu hanya dua. Pertama perkenalan produk atau jasa, kedua penjualan produk atau jasa tersebut.

Saat Anda pertama kali membuat iklan di facebook anda harus menetapkan terlebih dahulu salah satu dari dua hal tersebut diatas. Apakah iklan yang akan anda tayangkan fokusnya untuk memperkenalkan produk dan jasa yang anda tawarkan, atau iklan anda fokusnya untuk jualan ke calon pelanggan yang terdapat di facebook?

Saat pertama kali mempraktekkan iklan facebook saya berpikir untuk sekali lempar dua tiga pulau terlampaui. Maksudnya, sekali beriklan fanpage saya mendapatkan tambahan follower dan buku yang saya tawarkan juga terjual. Tetapi ternyata penjualannya tidak sesuai dengan target yang saya tetapkan.

Anda jangan melakukan kesalahan saya. Di dalam Ads Manager, ada 10 Tujuan iklan facebook yang dapat Anda tetapkan. Kesepuluh tujuan tersebut adalah:

·        Page Post Engagements

·        Page Likes

·        Click to Website

·        Website Conversions

·        App Installs

·        App Engagement

·        Event Responses

·        Offer Claims

·        Video Views

·        Local Awareness

3.      Menetapkan Audience dari Iklan Anda

Mungkin sebagian dari Anda bertanya-tanya kenapa kita harus menentukan siapa audience untuk iklan yang akan tayang. Saya pun punya pikiran seperti itu, apalagi sebagai publisher google adsense trafik merupakan kunci untuk mendapatkan penghasilan yang ditentukan. Tapi ternyata salah anggapan saya tersebut.

Anda bisa saja membuat iklan yang menargetkan banyak orang tanpa target spesifik akan tetapi hasilnya kemungkinan besar tidak sesuai dengan yang Anda harapkan. Tentu Anda tidak ingin website atau blog Anda menimbulkan antipati dari orang yang melihat iklan.

Makanya Anda harus melihat untuk siapa konten yang Anda buat.

Memperkenalkan produk kepada khalayak tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di ilmu marketing ada beberapa trik yang dapat digunakan untuk memperkenalkan produk dan jasa yang Anda jual. Setidaknya Anda harus mempersiapkan konten berikut ini

–        Konten perkenalan produk untuk mereka yang tidak tertarik dengan produk Anda

–        Konten perkenalan produk untuk mereka yang tahu manfaat produk Anda tapi masih belum butuh-butuh banget

–        Konten perkenalan produk untuk mereka yang tahu manfaat produk Anda dan saat itu juga sedang mencari produk sejenis.

Selain konten perkenalan, Anda juga harus mempersiapkan konten berisi informasi tentang permasalahan yang dapat diberikan solusinya melalui produk yang Anda jual. Untuk lebih lengkapnya tunggu tulisan khusus tentang materi konten yang dipergunakan dalam beriklan di facebook.

Saya sendiri dalam iklan pertama di facebook mencoba untuk mencapai tiga tujuan sekaligus. Tiga tujuan yang ingin saya capai saat beriklan di facebook adalah perkenalan produk, informasi, dan juga selling. Produk yang saya jual adalah buku yang isinya bisa dipraktekkan secara langsung bagi internet marketer. Buku ini berjudul Easy Copywriting yang dibuat oleh Dewa Eka Prayoga.

Target market saya adalah mereka para blogger, webmaster, umkm yang jualan online, hingga para pedagang online yang numpang di marketplace. Hasilnya tidak memuaskan. Saya masih belum tahu kenapa target penjualan buku yang bermanfaat ini belum sampai. Kesimpulan saya sementara saya masih belum mengerti siapa yang cocok dengan buku ini.

4.      Menetapkan Budget Iklan Facebook Pertama Anda

Setelah menentukan audience, maka hal yang paling penting untuk dilakukan selanjutnya adalah menetapkan budget iklan. Ads Manager secara otomatis telah melakukan kalkulasi berapa besar yang harus Anda keluarkan untuk beriklan di facebook jadi Anda tinggal mencocokkan dengan modal yang Anda persiapkan.

Saya sendiri mengalokasikan budget iklan sebesar 400 ribu rupiah. Budget tersebut saya bagi 200 ribu rupiah untuk google Adwords dan 200 ribu lainnya untuk facebook ads. Dari 200 ribu rupiah yang saya belanjakan untuk facebook ads, postingan jualan saya mendapatkan 7000 tayangan dan 23 klik ke tokopedia. Fan page website pencaricerah.com sendiri mendapatkan 100 subscriber baru.

Bagaimana menurut Anda hasil dari iklan saya tersebut?