Mengaktifkan Kembali Akun Seller Tokopedia


Kita dikenal tidak hanya dari nama tetapi juga dari kegiatan atau rutinitas sehari-hari. Menulis setiap hari di blog maka kita akan dikenal sebagai blogger. Menayangkan iklan adsense diblog akan dikenal sebagai publisher adsense, menjadi dropshipper sebuah produk akan dikenal sebagai pedagang online.

Tanpa saya sadari ternyata branding blogger dan juga internet marketer itu sudah melekat dengan diri saya. Hasil bincang-bincang dengan seorang senior di kantor membuat saya tersadar.

Tepat saat saya merasakan kekosongan akibat jenuh dengan rutinitas.

Itulah kenapa saya akhirnya kembali mengaktifkan akun seller di Tokopedia. Saya sudah mendaftar sebagai seller di Tokopedia akhir Desember yang lalu. Dan penjualan produk dari toped telah membantu perekonomian keluarga saya sedikit.

Tapi saya sempat tidak aktif lagi di salah satu start up unicorn Indonesia tersebut.

Hal ini terjadi karena sempat transaksi penjualan saya di Tokopedia bermasalah. Dari Desember 2016 saya buka akun seller di Tokopedia dan tidak pernah bermasalah gara-gara status pengiriman JNE saya masuk pusat resolusi.

Kisahnya saya bagi di tulisan JNE tracking tidak update. Silahkan baca untuk pelajaran.

Kalau dipikir-pikir saya masih tidak punya mental kuat sebagai seorang yang merintis usaha.

Cemen memang.

Baru hadapi satu masalah saja saya langsung berhenti jualan. Padahal untuk menjadi seorang wirausaha tangguh mental harus kuat.

Selain hal teknis tersebut hal lain yang membuat saya down adalah pendapatan yang tidak seimbang.

Jualan online, khususnya di Tokopedia memberikan saya tambahan penghasilan yang lebih baik dibandingkan menjadi publisher adsense atau menjual produk afiliasi. Sayangnya sering juga saya merasakan harus nombok dulu untuk membeli barang yang saya jual.

Saya akhirnya memutuskan untuk menaikkan harga produk agar kerugian itu bisa saya stop.

Produk yang saya jual itu bermutu sedangkan pasar saya jauh dari memiliki modal yang sesuai dengan harga produk. Kalau ngikutin startup modal saya tidak kuat.

Seperti gojek dan grab misalnya.

Mereka mendapatkan pembiayaan yang luar biasa. Jadi mereka tidak khawatir untuk promosi jor-joran. Sedangkan saya harus menyisihkan sedikit uang jajan untuk menggunakan top ads, fitur untuk berpromosi otomatis di Tokopedia.

Harga penggunaan top ads tidak besar, tapi sangat berpengaruh pada harga produk. Seorang teman yang sudah berpengalaman dalam bisnis online dengan menggunakan toped menyarankan agar saya tidak jor-joran dalam memulai.

Itu juga kesalahan saya sebagai pelaku baru di dunia jual beli online. Apalagi pangsa pasar yang saya targetkan tidak bermodal besar.

Anyhow

Saya memutuskan untuk mengaktifkan akun seller Tokopedia agar bisa menambah penghasilan. Kunjungi toko saya pada link berikut

https://m.tokopedia.com/pencaricerahcom

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s